Blog tentang Telur Konsumsi Semoga Bermanfaat Buat semua

04 September 2012

Manfaat Putih Telur


Selama ini telur mendapat reputasi negatif sebagai salah satu makanan yang memberikan kolesterol dan lemak tinggi. Padahal sebenarnya kita tak perlu menjauh dari makanan nikmat ini. Sebab, kita hanya perlu menyisihkan kuning telur dan menikmati putih telur untuk memberikan tubuh nutrisi sehat.
Nutrisi apa saja yang bisa kita nikmati dari putih telur? Berikut daftar lengkap manfaatnya:
Semakin tua, semakin takut makan telur? Wajar saja, apalagi jika menurut medical check up kadar kolesterol Anda cukup tinggi. Telur sendiri mengandung kolesterol dan lemak yang tinggi.
Namun bila Anda suka telur, Anda tidak perlu menghindarinya sama sekali. Buat telur menjadi lebih sehat dengan membuang kuning telurnya. Sebab, putih telur yang terkesan kurang menggairahkan itu ternyata memiliki berbagai kandungan nutrisi yang penting bagi kesehatan. Plus, Anda tidak perlu khawatir mengonsumsi terlalu banyak kalori dari putih telur.
Ingin tahu apa saja kandungan nutrisi dalam putih telur?
Kalori rendah
Sebutir telur hanya mengandung 71 kalori (untuk telur berukuran besar). Self Nutrition Data mengatakan, jika Anda membuang kuning telurnya, Anda sudah membuang 55 kalori. Artinya, putih telur saja hanya memiliki 16 kalori! Kemudian, daripada memasak three-egg omelet, lebih baik Anda membuat satu omelet yang ditambah dengan dua putih telur. Telur yang digunakan untuk three-egg omelet saja (tanpa bahan lain seperti daging, keju, dan minyak untuk menggoreng) nilainya sudah 213 kalori. Sedangkan omelet yang dibuat dengan satu telur plus dua putih telur, nilainya hanya 103 kalori.
Folat, selenium, kalsium
Masih ada lagi manfaat yang ditawarkan oleh putih telur. Bagian yang berwarna bening ini sama sekali tidak berlemak (bandingkan dengan kuning telur yang mengandung 5 gr lemak, 2 gr-nya lemak jenuh). Jumlah lemak jenuh pada kuning telur sudah mampu memenuhi sekitar 8 persen dari jumlah asupan yang disarankan dalam sehari. Sementara itu, putih telur juga mengandung 1,3 mcg folat, 6,6 mcg selenium, 2,3 mg kalsium, 3,6 mg magnesium, dan 4,9 mg fosfor.
Tidak berkolesterol.
Mayo Clinic mengungkapkan, telur memiliki kolesterol yang sangat tinggi. Bahkan pada sebutir telur berukuran besar, kandungan kolesterolnya bisa memenuhi kebutuhan kolesterol harian kita. Total kolesterol yang ada di dalam telur adalah 213 mg dan semuanya ada di dalam kuning telur.
Jadi yang perlu kita lakukan adalah mengeluarkan kuning telur dan menikmati putih telur secara utuh. Sebab dalam keadaan normal, kebutuhan kolesterol kita adalah 300 mg setiap hari. Apabila kita menikmati kuning telur ditambah makanan-makanan berkolesterol lainnya, inilah yang akan memicu berbagai penyakit karena total kolesterol yang masuk ke dalam tubuh terlalu tinggi. Sedangkan bagi kita yang mengidap penyakit diabetes atau gangguan kardiovaskuler, jumlah kolesterol yang boleh kita konsumsi adalah 200 mg per hari.
Tinggi protein.
Mayo Clinic juga menyebutkan, putih telur adalah salah satu makanan yang kandungan proteinnya sangat tinggi setelah ayam, ikan, dan daging tanpa lemak. Setengah dari isi telur adalah protein yang jika ditimbang nilainya mencapai 6 gram. Tapi nutrisi ini akan tereliminasi apabila kita menggoreng telur. Teknik mengolah telur dengan digoreng hanya akan menambah kadar kolesterol dalam telur. Rendah kalori.
Putih telur adalah salah satu sumber protein terbesar, diikuti oleh daging tanpa lemak, daging unggas, dan daging ikan. Lebih dari separuh kandungan protein pada telur (6 gr), ada pada putih telurnya, demikian menurut Self Nutrition Data. Putih telur saja, mengandung 4 gr protein (jika tanpa lemak dari kuning telur dan faktor merugikan lainnya). Lemak pun tak akan Anda dapatkan, kecuali Anda menggoreng telur dengan mentega atau minyak. Pilih sumber-sumber protein rendah lemak sebagai bagian dari pola makan Anda, supaya Anda bisa mengurangi risiko penyakit jantung.
Salah satu makanan diet yang dapat mewujudkan keinginan kita memiliki perut rata adalah dengan menikmati putih telur. Sebab nilai kalori pada putih telur adalah 71 kalori, plus ditambah kandungan proteinnya yang tinggi akan membuat kita merasakan kenyang lebih lama.
Jadi jangan musuhi telur. Kita hanya perlu memilih bagian mana dari telur yang dapat dinikmati lebih banyak. Sehingga dengan demikian, telur bisa menjadi makanan bersahabat bagi jantung dan lingkar pinggang kita.
Kolesterol yang terdapat pada telur ternyata paling banyak berada pada kuning telur. Oleh karena itu, Anda bisa menggunakan putih telur dalam masakan atau makanan sehari-hari untuk menurunkan tingkat kolesterol.
Putih telur = sumber protein alami
Putih telur mengandung 40 jenis protein dan nutrisi penting lainnya seperti potasium, kalsium, fosfor dan seng. Protein alami yang terdapat pada putih telur ini juga baik dalam menghasilkan asam amino untuk pembentukan otot.
Putih telur menghasilkan protein yang langsung bisa diserap oleh tubuh
Makanan lain yang mengandung protein seperti daging-dagingan atau minuman berprotein harus dipecah dulu oleh tubuh sebelum dapat diserap. Proses yang lama ini menyebabkan tubuh hanya bisa menerima 1/3 saja dari protein asli. Sementara dengan putih telur, protein langsung diserap oleh tubuh 100%.
Sarapan putih telur untuk mengurangi berat badan
Mengonsumsi putih telur di pagi hari memberikan tenaga bagi tubuh untuk membakar lemak dan kalori sambil membentuk otot. Sebuah penelitian di Pennington Biomedical Research Center membuktikan bahwa mereka yang mengonsumsi dua putih telur setiap pagi, berat badannya berkurang hingga 65% dan merasa lebih berenergi, daripada mereka yang hanya mengonsumsi roti biasa.

Anatomi Telur